dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque

dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque
dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque

Pertarungan Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah Walikota Tangsel 2010

Pertarungan Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah Walikota Tangsel 2010
Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah terkait Airin Rachmi Diany Jadi Walikota Tangsel 2010

dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)

dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)
dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)

Melawan koruptor banten, di tangsel 2010

Melawan koruptor banten, di tangsel 2010
Melawan Airin Rachmi diany, tangsel berjuang terus, marissa haque vs keluarga rau chasan sochib (ratu atut chosiyah)

Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa

Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa
Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa

dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono

dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono
dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono, ratu atut chosiyah di kantor grup Jawa Pos Banten
Tampilkan postingan dengan label Ratu Atut Chosiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ratu Atut Chosiyah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Februari 2012

"Marissa Haque Fawzi: "Ilmu IT & ICT Menyempurnakan Disertasi Doktor Ilmu Lingkunganku dari IPB-PSL""

Thursday, March 01, 2012 07:50 AM

Entertainment

Marissa Grace Haque Graduates with a Doctorate

Theresia Sufa, The Jakarta Post, Bogor | Wed, 02/29/2012 4:53 PM
Marissa Grace Haque. (Courtesy of the Bogor Institute of Agriculture)
Marissa Grace Haque. (Courtesy of the Bogor Institute of Agriculture)Celebrity Marissa Grace Haque graduated with a doctorate from the Bogor Institute of Agriculture’s (IPB) natural resource management and environment studies on Wednesday.

“I am majoring in environmental study focusing on illegal logging. The research was conducted in Riau because it is the sexiest region, geographically,” Marissa said after the graduation ceremony inside Grawida Hall at the Darmaga campus in Bogor.



When asked why she chose environmental studies, the wife of rock-star Ikang Fawzi said that it was because of her academic background in legal and business studies.

“My thesis statement was ‘crime is driven by economy, while the vehicle is politics’,” she said.

She also said that she would leave for East Timor on March 5 after being invited by the country’s agriculture and women’s empowerment ministries to commemorate World Women’s Day.

Marissa said that she would stay in East Timor for 10 days, while being involved in various discussions related to environmental and women’s empowerment issues.

“Environmental issues are very important because there are three things which can make human survive: water, air and food,” she said.

“These three things are getting reduced. Water sustainability is already damaged while food is getting scarcer due to the bigger population.” (nvn)

Source: http://www.thejakartapost.com/news/2012/02/29/marissa-grace-haque-graduates-with-a-doctorate.html


"Marissa Haque Fawzi: "Ilmu IT & ICT Menyempurnakan Disertasi Doktor Ilmu Lingkunganku dari IPB-PSL""

Kamis, 22 Desember 2011

"Duh! Semoga Angelina Sondakh Tetap dalam Iman Islamnya: Marissa Haque Fawzi"

Sabtu, 17 Desember 2011 20:23 WIB

Sumber: http://pekanbaru.tribunnews.com/mobile/index.php/2011/12/17/marissa-haque-hubungan-angie-berpotensi-bocorkan-strategi-kpk

Marissa Haque: Hubungan Angie (Angelina Sondakh) Berpotensi Bocorkan Strategi KPK

JAKARTA, TRIBUN - Artis senior yang juga politisi, Marissa Haque mengatakan, hubungan asmara antara politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh dengan penyidik KPK, Kompol Raden Brotoseno, berpotensi kebocoran strategi internal KPK kepada partai dalam menangani kasus korupsi Wisma Atlet, seperti dituduhkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Marissa yang telah Doktor (S3) dari IPB dan menyelesaikan disertasi tentang Illegal Logging di Riau ini menjelaskan, dari ukuran etika, apa yang mereka lakukan sangat tidak etis. "Mengingat dari kacamata hukum,  apa yang dituduhkan Nazarudin ke Angie terhadap delik pidana gratifikasinya, menuju ke arah TSK alias tersangka," jelas istri rocker Ikang Fawzi ini, Sabtu (17/12/2011).

Icha, panggilan akrab Marissa Haque, memuji kejelian mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, dalam mengungkap hubungan asmara antara penyidik dengan Angie. Ibu dua anak yang telah menyelesaikan program MBA dari FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) dan sekarang sedang menyelesaikan Program MH dari Universitas Gadjah Mada (UGM) juga ini menjelaskan, bahwa saat di dalam kelas hukum yang mahasiswa sebagian besar dari kepolisian dan kejaksaan, muncul informasi bahwa Kompol Broto kekasih Angie tersebut bukan minta pindah tapi dipindahkaan. Dari kelas hukum tersebut juga beredar kabar jika keduanya baru berkenalan selama dua bulan ini saat Angie disidik.

Saat ini Icha (Marissa Haque) sembari menghabiskan sisa tahun 2011 sedang merampungkan penulisan buku mengenai batik tandem bersama anak salah seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis UGM, Meta Thereskova.

Editor : zulham
Source : Tribunnews
"Duh! Semoga Angelina Sondakh Tetap dalam Iman Islamnya: Marissa Haque Fawzi"

Rabu, 27 Juli 2011

Alhamdulillah Melalui Musik & Islam Proses Kematangan Chikita Berkelanjutan: Marissa Haque & Ikang Fawzi


Tak usah kau benci org yg menghujatmu, krn satu saat mgkin dia akan menjadi sahabatmu….Doakan dan pasrahkan pada Allah SWT…..
Dalam: “Ketika Chikita Fawzi Kami Mendoakan Ibu & Ayahnya:  Marissa Haque”

Jumat, 15 Juli 2011

Dugaan Serius Kejahatan Politik Cyber Ratu Atut Chosiyah (dan Rano Karno?)


Semakin Jelas Kejahatan Tim Media Ratu Atut Chosiyah & Rano Karno Bermarkas di POS KOTA &  Inilah.com.

Kesuksesan Ferry Muchlis Ariefuzzaman kader 'terbaik' Golkar Banten sukses menggiring Damay wartawati lepas Global TV menjadi koordinator kemenangan Atut-Rano biar bisa masuk infotainment!

Kamis, 14 Juli 2011

Marissa Haque: Bersama KOMPAS-Gramedia & Nagaswara Ikang Fawzi-Ekki Soekarno-Gilang Ramadhan Muncul Kembali!


Ikang Fawzi is Back!


YA, rocker matang era-80an itu rupanya gatal berteriak dan berjingkrak seperti pada masa kejayaaanya dulu. Suami aktris senior Marissa Haque itu memutuskan untuk kembali eksis di industri musik Tanah Air.

Ikang-Fawzi-Anggie-BI"Main musik itu suatu berkah untuk orang lain, makanya saya pun merasa bersalah kalau enggak bisa menghasilkan sebuah karya lagi, jadi saya putuskan untuk aktif (menyanyi) lagi," bilang Ikang saat menggelar konser "Go Clean" di Gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Akan tetapi, rocker yang identik dengan lagu Preman itu tak kembali ke panggung musik dengan bersolo karier. Kali ini, dia turut mengajak saudara-saudara iparnya, yakni Ekki Soekarno (suami Soraya Haque) dan Gilang Ramadhan (suami Shahnaz Haque) membentuk sebuah band bernama Brother In Law (BIL) Project.

Konsep untuk membentuk band dengan saudara ipar sudah lama direncanakan pria berusia 51 tahun ini. Namun, baru tahun ini pelantun soundtrack film legendaris Catatan Si Boy itu berhasil mengajak mereka mengeluarkan sebuah album.

"Kita udah dari 10 tahun lalu ngeband bareng, tapi baru bisa bikin album ya sekarang. Karena memang semakin tua kesibukan bukannya makin berkurang, malah bertambah. Jadinya agak susah untuk bisa ketemu setiap hari di studio," beber Ikang.

Bersama Ekki dan Gilang di BIL Project, Ikang berhasil merilis single berjudul Hancur Hatiku. Melalui lagu tersebut, Ikang kembali menyuguhkan nuansa musik rock ala tahun 1980-an.

"Tiga Ipar Berbahasa Perancis Haque Bersatu dalam BIL Project (the Brother in Law)"

Sabtu, 26 Maret 2011

Doa untuk Pemberantasan Korupsi Indonesia: Bunda Marissa Haque

Sabtu, 26 Maret 2011

Kepentingan Tersembunyi dari Dugaan Kekurangmauan Pemberantasan Korupsi Indonesia: Marissa Haque Fawzi

Diduga Berantas Korupsi hanya RETORIKA Belaka

 Catatan dari menonton Metro TV hari ini:

Kini ada 12 INPRES untuk urusan Mafia Pajak Gaqyus Tambunan. Pendapat lugas dan cerdas disuarakan oleh Dr.Zaenal Arifin Muchtar dari UGM (Ketua PUKAT FH UGM) di Yogyakarta, dalam sebuah wawancara jarak jauh dan life. Menurutnya, komitmen dari Leader tidak ada atau diduga "tidak mampu", dengan pertimbangan kenyataan lain di lapangan yang tersaksikan masyarakat sebagai: (1 )tidak berani; (2) tidak tetap hati; dan (3) tidak mau.

Kemampuan manajerial birokrat yang tak berkomitmen harus disegerakan untuk DIPANGKAS oleh Presiden RI. Kemampuan manajerial sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan cq Presiden RI yang intelektual berkelas Doktor harus mampu menggantikan mereka berdasarkan hasil pembobotan HR Scored Card berbasis Merit Based System.
Menurut Dr. Rizal Ramli adalah bahwa Demokrasi Kriminal Indonesia terbajak sistem Politik dan Leadership lemah karena dugaan sang Leader yang tidak bersih (Metro Hari Ini, Pk 18.20)

Kamis, 10 Februari 2011

Doa Naz & Gilang untuk Tangsel 2011: dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi


10 Tahun Pernikahan Shahnaz Haque-Gilang Ramadhan: “Kalau Tidak Tahan, Anak Kami Bisa 24 Orang”

gilang-shahnaz-julian
Gilang Ramadhan & Shahnaz Haque (Julian/BI)
“PERNAH lihat orang Jepang bermata belo tidak?” celetuk Shahnaz Haque (38) sambil berpose dengan kostum kimono ala wanita Jepang.

Sang suami, Gilang Ramadhan (47) hanya tersenyum melihat polah istrinya. Beberapa detik kemudian, Shahnaz sudah berada tepat di samping Gilang yang asyik menguyah kacang.

“Kami sedang pacaran, lagi kencan,” ceplos Shahnaz tersenyum kecil.

Pacaran yang dimaksud Shahnaz dan Gilang, tentu saja menghabiskan waktu bersama tanpa diusik ketiga anaknya.
"Anak-anak kami sedang sekolah. Kami sering memanfaatkan waktu sempit ini untuk jalan-jalan,” ujar Gilang.

Kami meminta pendapat Gilang tentang penampilan istrinya saat itu. “Hmm... jadi nafsu nih, habis kamu seperti paduan cewek Jepang dan India sih,” Gilang tersenyum nakal.

Dibilang begitu, pipi Shahnaz memerah. Beginilah keseharian pasangan Shahnaz Haque-Gilang Ramadhan. Penuh keceriaan dan selalu mesra.

“Tidak terasa, Mei nanti pernikahan kami berumur 10 tahun. Akhirnya, sampai juga ya pah, enggak disangka,” Shahnaz tersenyum dan disambut tawa Gilang.

“Tapi Gilang bukan pria yang romantis. Dia tidak pernah memberi saya bunga, cokelat apalagi lagu. Dia hanya memberi saya tiga anak yang lucu-lucu dan mukanya mirip Gilang semua. Itu lebih dari cukup,” jawab Shahnaz ketika ditanya kado apa yang ingin ia terima dari Gilang di perayaan 10 tahun pernikahannya nanti.
“Jadi, kami tidak bikin perayaan apa-apa. Kita bikin anak saja yuk pah,” Shahnaz tersenyum manja. Suami-istri ini berbagi pengalaman mengarungi bahtera rumah tangga 10 tahun terakhir lengkap dengan lika-likunya.

Masa-masa Sulit di Awal Pernikahan
Merunut awal percintaan hingga rumah tangga mereka dianugerahi tiga bidadari cantik, Shahnaz bertutur pernikahannya pernah melalui masa sulit.

“Itu lumrah, setiap rumah tangga pasti mengalami itu,” bilang Shahnaz. Yang jadi perkara, Shahnaz-Gilang justru mengalami masa sulit di awal pernikahan.

“Di usia 29 tahun, saya sudah memilki segalanya. Punya rumah sendiri dan materi yang berkecukupan, pekerjaan dan gelar.. Saya tidak terburu-buru menikah karena itu bukan sesuatu yang mendesak. Tiba-tiba Allah mempertemukan kami dan saya benar-benar tidak bisa berkutik,” ungkap Shahnaz.

Itu yang jadi masalah. Meski Shahnaz yakin Gilang jodohnya, mengubah pola hidup yang sudah tersusun rapi kemudian hidup dalam satu atap tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Jelas ada perbedaan.

”Namanya juga rumah tangga, pastilah ada ribut-ribut kecil karena perbedaan pendapat. Menyatukan dua pribadi yang sudah matang itu sulit sekali,” bilang Shahnaz.
Untungnya itu tidak lama. Satu bulan menikah, Shahnaz hamil. Keadaan berubah membaik.
“Saya jadi percaya ungkapan anak bisa mempersatukan orangtua. Hubungan kami jadi dekat karena Gilang mengurusi kehamilanku,” sebut adik Marissa Haque ini.
Sejak Shahnaz hamil, Gilang melakukan perubahan besar dalam hidupnya. Dari rocker menjadi pengasuh bayi.

“Salah satu yang bikin kami bertahan sampai saat ini, karena saya tahu dia sayang banget dengan anak-anak. Dia ikut temani aku bangun jam dua pagi ketika aku harus menyusui bayi. Malah, dia lebih telaten dari aku dalam mengurus bayi,” ungkap Shahnaz.

Yang dibutuhkan istri adaah sosok pria yang bisa melindungi dan merawat anak-anaknya. Gilang sudah lebih dari cukup memenuhi kriteria Shahnaz menjadi suami yang baik.
Jika anak bisa mempersatukan mereka, tak heran bila sebulan setelah putri pertamanya, Pruistin Aisha, Shahnaz hamil lagi.

“Awal-awal pernikahan kami sudah disibukkan dengan dua buah hati. Ternyata Gilang tokcer juga ya. Makanya, menikahlah dengan orang Sunda,” kata Shahnaz sambil terkekeh.
Giliran Gilang menimpali sambil menahan senyum.

“Mungkin, kalau tidak ditahan, anak kami bisa berjumlah 24 orang.”

Gilang Ramadhan: Poligami?
Era ’80 sampai ‘90-an, siapa yang tak kenal Gilang Ramadhan? Tabuhan drumnya mampu menyihir banyak wanita. Rockstar memang selalu identik dengan wanita.
Namun, apa yang membuat Gilang bisa setia pada satu cinta?

”Saya punya prinsip, satu saja pusing mengurusnya apalagi dua atau tiga,” kata Gilang menjawab apakah dia setuju poligami.

Ia membayangkan, jika dirinya menikah lagi, korbannya bukan hanya Shahnaz, tapi juga anak-anak.
“Yang namanya kasih sayang itu enggak bisa dibagi-bagi. Anak-anak pasti merasakan,” cetusnya.
Inilah yang menenangkan hati Shahnaz. Ia bersyukur, Tuhan menjodohkannya dengan Gilang.
“Saya pernah berpikir. Mungkin melamun. Banyak pasangan lain yang tidak sebahagia saya. Ada maasalah rumah tangga atau kelakukan si suami yang aneh-aneh. Di situ saya bersyukur memiliki Gilang. Dai begitu menyayangi keluarga ini. Bahkan, bisa dibilang, dia lebih takut menyakiti hati anak-anaknya ketimbang menyakiti hati istrinya sendiri. Itu yang saya kagumi,” urai Shahnaz.

Mereka berharap, usia rumah tangga ini tidak berhenti sampai bilangan sepuluh saja. Masih ada belasan dan puluhan tahun lagi yang harus dilalui.
“Setiap hari kami berusaha membenahi kekurangan masing-masing. Komunikasi itu poin yang amat penting untuk pernikahan ini,” sebut Gilang.

“Janji ya pah, jangan tinggalkan aku. Meninggalnya jangan cepat-cepat, nanti aku tidak ada yang menemani,” pinta Shahnaz diiringi anggukan kepala Gilang. Duh mesranya.
(jul/gur)

Sumber: http://www.tabloidbintang.com/berita/sosok/8819-10-tahun-pernikahan-shahnaz-haque-gilang-ramadhan-kalau-tidak-tahan-anak-kami-bisa-24-orang.html

Jumat, 21 Januari 2011

Antisipasi Kejahatan Cyber di Pemilukada Tangsel 2011: dalam Marissa Haque Fawzi

Beri Hadiah ke Ikang, Marissa Haque Malah Dikasih Surprise
Sumber: Hendra, kapanlagi.com, Jan 2011

Marissa HaqueAtas kelulusan sang suami dengan hasil sempurna ketika menyelesaikan studi S2 pada bulan Desember 2010 lalu, Marissa Haque merasa perlu memberikan hadiah. Keberhasilan Ikang Fawzi itu pun ditandai dengan pemberian kado kepada sang suami yang disesuaikan dengan kebutuhannya, yakni sebuah laptop.

“Aku tahu Ikang butuh alat yang canggih dan simple dan bisa juga untuk otak-atik lagu. Dia kan orangnya suka bikin lagu terus mengaransemen sendiri. Dengan laptop itu Ikang bisa kerjakan dalam satu tempat,” cerita pemilik nama lengkap Marissa Grace Haque ini di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang, Selasa (17/1).

Tapi tanpa diketahui Marissa Haque, Ikang pun sudah menyiapkan hadiah untuk dirinya. Dan hadiah yang diberikan juga sama seperti yang diberikan Marissa ke Ikang.

“Jadi aku mau memberikan hadiah laptop ke dia, nggak tahunya dia juga ngasih aku laptop juga yang sama. Katanya aku kan suka ngedit film di laptop, jadi dengan laptop ini aku dipermudah. Aku dikasih warna putih yang girly dan Mas Ikang aku kasih warna silver yang cowok banget,” ujarnya sambil tersenyum.

Memang tidak dipungkiri, kalau urusan gadget, pasangan suami istri ini sangat up to date. Bagi mereka laptop yang mereka miliki sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan informasi dan pendidikan. (kpl/hen/boo)

Kamis, 30 Desember 2010

Ikang Fawzi & Marissa Haque (Warga tangsel): Antisipasi Masuknya Arus Modal Spekulatif ke Indonesia 2011

Langkah Antisipatif

Sumber: http://marissa-haque-fh-ugm.blogspot.com/
Indonesia dan beberapa negara modern lainnya di dunia tidak mungkin menjalankan kegiatan ekonominya, tanpa investasi asing yang datang menanamkan modal ke negerinya. Sejak tahun 2010 ini investasi asing yang masuk ke Indonesia sangat tinggi, dan pemerintah Indonesia optimis bahwa investasi yang akan masuk pada tahun 2011 tumbuh lebih kuat.

Hatta Rajasa Menko Perekonomian Indonesia dan Darmin Nasution Guberbur BI seusai rapat di kantor Presiden di Jakarta pada tanggal 27 Desember 2010 mengungkapkan perkiraan investasi asing langsung/FDI (foreign direct investment) untuk tahun 2011 adalah sebesar $14 milyar, naik sebesar $1,5 milyar dari jumlah tahun sebelumnya sebesar $12,5 miliar. Sementara arus modal yang masuk ke portofolio sebesar $16 miliar pada periode tahun 2010.

Dengan dinamika arus modal asing yang masuk ke Indonesia tersebut, baik Menko Perekonomian maupun Gubernur BI mengingatkan bahwa harus terjadi kerjasama yang sangat baik serta harmoni antara pemerintah pusat dan BI guna sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter. Yang tujuannya tak lain adalah untuk berjaga-jaga bila terjadi sudden reversal dan mengurangi kecepatan arus modal yang sangat spekulatif serta berjangka pendek. Cara yang akan ditempuh oleh pemerintah Indonesia bekerjasama dengan BI adalah dengan membangun cadangan devisa yang memadai. Dengan catatan menurut BI bahwa saat ini cadangan devisa Indonesia adalah sebesar $95 miliar, dan dianggap cukup baik untuk kondisi sebuah Negara seukuran Indonesia.

Semoga kondisi politik-hukum Indonesia juga semakin kondusif kedepannya. Agar tidak mengganggu rencana yang telah ditetapkan bersama pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia sejauh ini.

Kamis, 16 Desember 2010

Ikang Fawzi Pendukung Utama Andre Taulani, Lulus MBA dari UGM: Pendukung Bunda Marissa Haque


Ikang Fawzi Lulus MBA dengan Nilai A dari UGM Fakultas Ekonomi-Bisnis

Kabar Gembira!

Leadership Ikang Fawzi suamiku alhamdulillah semakin terbukti didalam keluarga kami. Kemarin pada tanggal 13 desember 2010, dengan dua orang penguji inti dari FEB-UGM bernama: (1) Ertambang, PhD; dan (2) Bambang Riyanto, PhD, suamiku Ikang Fawzi berhasil lulus dengan cemerlang dan mengantongi nilai akhir ujian thesisnya A (bulat)!

Subhanallah… sebuah perjuangan yang tidak main-main, dan menjadi contoh positif bagi kita semua di Indonesia. Bahwa seorang penyanyi rock-pun mampu menunjukkan kelas intelektualitasnya secara kaffah dan mumpuni. Contoh yang sangat baik bagi istri dan kedua putrinya,…insya Allah demikian adanya.

Berikut saya lampirkan sebuah sms untuk dijadikan fwd–dari salah seorang teman karib di UGM, Yogyakarta-Jakarta:

Selamat untuk Mas Ikang Fawzi atas keberhasilannya mendapatkan MBA dengan nilai kelulusan A dari Fakultas Ekonomi-Bisnis UGM (Universitas Gajahmada), Yogyakarta kemarin 13 Desember 2010. Anda adalah penyanyi rock Indonesia pertama yang menjadi MBA dari salah satu universitas terbaik di Indonesia. Kapan S3 nya dimulai? semoga secepatnya ya?

Sumber: http://marissahaque-sdalh.blogdetik.com

Selasa, 14 Desember 2010

Doa Masyarakat Tangsel Ikang Fawzi Suami Marissa Haque dapat MBA Nilai "A" Bulat


Ini Pendidikan Ala Ikang Fawzi
"Senang sekali akhirnya bisa dapat gelar magister, kuliah selama 1,5 tahun."Rabu, 15 Desember 2010, 00:25 WIB
Antique, Beno Junianto

Ikang Fawzi (VivaNews/ A. Rizaluddin)
VIVAnews - Keluarga Ikang Fawzi di Yogyakarta sedang berbahagia, sebab Ikang Fawzi suami artis Marissa Haque dengan nama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi dinyatakan lulus dengan memuaskan dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gajah Mada dan berhak menggunakan gelar MBA.

"Senang sekali akhirnya bisa dapat gelar magister, kuliah selama 1,5 tahun. Karena serius, saya bisa cepat selesai kuliah," ujar Ikang Fauzi saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Selasa 14 Desember 2010.

Ikang mengaku sangat mendapat dukungan dari sang istri untuk bisa menyelesaikan kuliahnya di kampus terbesar di Yogyakarta itu. "Dukungan istri ini sangat menyuntik saya, dan saya akan terapkan ke anak-anak karena kelak juga harus sama dengan ayahnya," ujarnya.

Tesisnya setebal 300 halaman lebih, yang berjudul Analisa Strategi Bisnis Properti-tainment di Salah Satu Industri Bisnis Properti (studi pada PT Impian Jaya Ancol) dibuat karena Ikang sangat ingin serius dalam bisnisnya kelak.

"Memang saya lihat potensi besar dengan tempat hiburan seperti Ancol ini. Siapa tahu, saya ke depannya akan membuka tempat hiburan besar," harap penyanyi kelahiran 23 Oktober 1959 ini.

Ikang yang bisa menyelesaikan kuliah S2-nya berharap agar ditiru anaknya kelak. "Ini yang saya terapkan di keluarga, Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi bebas menentukan bakatnya ke depan tapi tidak boleh melupakan pendidikan, terutama istri saya yang serius dalam pendidikannya ini."

• VIVAnews

Sumber: http://showbiz.vivanews.com/news/read/193785-ini-pendidikan-ala-ikang-fawzi

Senin, 29 November 2010

Mahkamah Konstitusi Diduga Ingin Didekati Pasangan AIB Tangsel (Airin-Benyamin)

Gugatan Pemilukada, Pertarungan Andre 'OVJ'-Airin Dimulai

TANGERANG - Sidang perdana gugatan hasil sengketa Pemilukada Tangerang Selatan di Makamah Konstitusi (MK) dimulai, hari ini.

Dalam sidang gugatan itu, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie akan melawan dua pasangan calon nomor urut satu Yayat Sudarajat-Norodom Soekarno dan nomor urut tiga Arsid-Andre Taulany.

"Agenda sidang gugatan Pemilukada adalah pembacaan berkas masing-masing penggugat. Gugatan mereka di MK, terkait PNS tidak netral oleh Pemkot Tangsel, penggelembungan suara oleh KPU Tangsel, dan politik uang oleh tim sukses Airin-Benyamin," beber Ketua Tim Sukses Pasangan Airin-Benyamin Very Muchlis Ariefuzzaman kepada okezone, di BSD, Serpong, Minggu (28/11/2010).

Very menjelaskan, gugatan pasangan calon nomor urut satu dan tiga di MK sangat tidak mendasar. Karena hanya dilandaskan pada opini dan asumsi tim sukses pasangan calon semata. Tidak ada data-data dan bukti otentik yang cukup kuat untuk memenangkan gugatan di MK. Untuk itu, pihaknya yakin menang dalam gugatan MK.

"Kalau menurut keyakinan saya, Bapak Mahfud MD di MK akan memenangkan pasangan Airin-Benyamin. Sesuai dengan sidang pleno KPU Tangsel di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah. Kecuali, mereka punya bukti konkret terkait pelanggaran yang kami lakukan. Kilah Very Muchlis Ariefuzzaman Ketua Timses pasangan AIB (Airin-Benyamin) didampingi Ocil asistennya," sebutnya.

Very menuturkan, dalam kasus PNS tidak netral yang melibatkan pejabat teras Pemkot Tangsel, kasus itu terjadi jauh hari sebelum kampenya Pemilukada Tangsel. Begitupun dengan penggelembungan suara dan politik uang.

"Dalam kasus penggelembungan suara, kita punya formulir C1 di 1890 TPS. Lengkap dengan tanda tangan masing-masing saksi dari pasangan calon. Jadi tidak mungkin terbantahkan. Sedang untuk politik uang, mereka lah yang melakukan kecurangan," cetusnya.

Sumber Tulisan (Pasangan Yayat-Norodom): "Very Muchlis Ariefuzzaman Kebakaran Jenggot Membela Pasangan AIB (Airin-Benyamin) di Pemilukada Tangsel 2010"

Minggu, 28 November 2010

Hari Ini (Senin) Arsyid & Andre Taulani Sidang di MK atas Dugaan Kecurangan Massive Pilkada Tangsel 2010

Tangan Allah Melindungi Perjuanganku Mengatakan yang Benar Soal Aurat Vina Panduwinata & Memes Ibu dari Kevin Vierra.
Terimakasih banyak saudaraku Mas AZLIN di alamat:  kencanagroup at ymail.com, 202.70.54.136 Submitted on 2010/11/06 at 3:48pm

Assalamulaikum Wr. Wb,
Saya setuju dengan Mbak Marisa. Berani dan tegas. untuk memberantas hal2 yang menyalahi norma agama (Islam tentunya), tidak mesti melihat siapa Mbak Marisa.
Siapa saja pun harus berbuat demikian kalau dia mengaku islam. Apalagi Mbak Marisa sebagai Publik Figur. Popularitas dalam kancah politik itu tergantung yang menilai. Berbuatlah yang terbaik menurut agamamu. Mbak Marissa Haque sudah benar adanya!
 Cegahlah perbuatan yang salah itu  dengan:

 1. dengan tindakan

 2. dengan perkataan

 3. Mencegahnya dari dalam hati (selemah-lemahnya iman)


Setidaknya apa yang telah Mbak marisa tulis dapat menyadarkan mereka untuk tidak bangga berbuat dosa membuka dan memperlihatkan aurat wanita mereka. Setiap Manusia tentunya tidak luput dari dosa, tetapi jangan sampai bangga dengan perbuatan dosa tersebut.
Salam.

Sabtu, 27 November 2010

Dari Engkong Ragile Sahabat Kompasiana.com yang Selalu Penuh Atensi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

OPINI Ragile | 19 November 2010 | 00:37 1633 125


Sumber foto: Dok Kompasiana Gathering 2009 by Edy Taslim (dari kanan: Ragile, Marissa Haque, Pepih Nugraha)

Setelah menghilang empat bulan Marissa Haque kembali posting di Kompasiana. Bunyinya sama dengan yang diutarakan kepadaku via Telepon dan SMS selama November sehubungan dengan meledaknya twitter yang menyebut-nyebut perseteruannya dengan Vina Panduwinata. Namun di mata saya Marissa (Icha) lain di alam nyata lain di alam maya. Bahasanya jauh banget bedanya deh. Kenapa Yah, mau tau?

Postingan dia kemarin di sini: Peduli Linkungan Lahir Bathin. Bicara tentang Kompasiana, Pilkada Walikota Tangerang Selatan dan Vina Panduwinata. Nampaknya terburu-buru menulisnya sehingga terkesan loncat-loncat. Semua itu dalam rangka menanggapi postingan Syaifuddin Sayuti Ada Apa Dengan Marissa Haque?

Yang saya tangkap adalah: (1)Icha tidak suka dengan tingkah laku Vina Panduwinata ketika manggung bareng dengan Ikang Fawzi suami Icha, (2)Icha nulis dalam blog pribadi di blogdetik karena gagal menyelesaikan secara pribadi dengan Vina, (3)Icha tidak keberatan dan atau tidak terganggu dengan gaya pakaian orang lain sepanjang tidak mengganggu secara langsung rumah tangganya, (4)Reaksi keras pembaca adalah lebih kepada cara Icha menyampaikan keluhan itu, bukan pada substansi isi keluhan. Ibarat sepakbola Icha suka maen gaya total footbal formasi 4-4-2 ala Belanda atau Kick and Rush gaya Inggris, keduanya attacking style. Selebihnya saya tidak tahu.

Begitu juga tentang Pilkada Tangerang Selatan di mana Icha menyokong calon independent di luar parpol. Saya taunya ada rumor bahwa di sana telah ada semacam hegemoni oleh keluarga tertentu untuk menguasai jabatan strategis. Namum demikian soal politik tidak semudah yang kita baca di atas kertas. Maklum banyak intrik dan akal bulus yang alus-alus. Biarlah rakyat Tangerang Selatan bicara, mereka lebih tau.

Dua kali saya ketemu langsung dan ngobrol bareng dengannya. Sekali di Kopdar Kompasianan pas peluncuran buku Chappy Hakim berjudul Cat Rambut Orang Yahudi di Hotel Sultan Jakarta, Agustus 2009. Dan Di Tangerang pada acara Pemuda Integritas Tangerang Selatan (PITA) pada Juli 2010. Dua kali ketemu langsung dan ngobrol panjang lebar. Yup, jauh banget deh dengan bahasanya di dunia maya. Siapapun sulit untuk tidak mengatakan Icha sangat ramah, gaul, enak diajak bicara apa saja. Dan…. doyan ngobrol, hehehe…

Mudah-mudahan ke depan makin banyak interaksi dengan kompasiner makin bagus jalinan persahatan dan saling pengertian di mana Icha tak sungkan ganti gaya “maen bolanya” misal dengan gaya Samba Brasil yang paling banyak diminati di sini. Kebetulan aku suka film-film Marissa Haque dan juga demen lagu-lagu Vina Panduwinata yang cihuyy banget gaya “stakatonya”.

***

Salam Tuljaenak,

RAGILE 19-nov-2010

Dari Engkong Ragile Sahabat Kompasiana.com yang Selalu Penuh Atensi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Kamis, 25 November 2010

Airin Rachmi Diany 'Nggak Bisa' Nyamai Kemesraan Keluarga Bunda Marissa Haque & Ayah Ikang Fawzi Deh!

Berkah Ramadhan Keluarga Besar Ikang Fawzi dan Marissa Haque

Minggu, 12 September 2010 - 21:09 wib

JAKARTA - Ramadan kali ini, penyanyi rock ternama Ikang Fawzi dan aktris Marissa Haque mendapatkan berkah yang luar biasa selama hidup perkawinan mereka.

Di umur yang bukan muda lagi, pelantun lagu Preman ini masih bisa mengeluarkan album barunya berjudul “Marry Me” bersama Naga Swara yang dibesutnya bareng kedua adik iparnya Ekky Soekarno suami dari presenter dan bintang iklan Soraya Haque dan Gilang Ramadhan suami dari penyiar radio kondang di Delta FM, presenter dan bintang iklan Shahnaz Haque.

“Alhamdulilah, tahun ini mama menjelang Lebaran,kami bertiga bisa mengeluarkan album yang bagus banget. Apalagi di usia matang kami bertiga yang sekarang ini ternyata masih bisa mengeluarkan album, bagi kami hal itu berkah banget,” kata Ikang fawzi kompak didampingi kedua adik iparnya itu Ekky dan Gilang saat ditemui diacara The Arabian Night Bazar, La Piaza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sembari berbuka puasa keluarga besarnya belum lama ini.

Lelaki ganteng kelahiran Jakarta anak Deplu ini mengaku jika Ramadhan tahun ini dan sebelumnya terasa besar sekali perbedaannya. Bagi keluarga kami keluarga musisi ini perbedaannya bagaimana kita merayakan suatu kemenangan atas apa yang telah kita lakukan selama satu bulan ini,” ulasnya. Tradisi yang dilakukannya pun tidak jauh berbeda dengan orang lain, tetapi yang pasti bagi kami semua karena sebagian besar telah lama menjadi yatim-piatu ini, jka dahulu saat masih lengkap seluruh keluarganya melakukan sungkeman kepada kedua orangtuanya. Maka belakangan ini mereka mengunjungi para sanak mereka lainnya yang jauh lebih tua dari mereka. “Kami akan saling bermaaf-maafan atas kesalahan yang kita lakukan seperti biasa lah, layaknya seperti keluarga lainnya juga,” pungkasnya.(IKIRU)

Selasa, 17 Agustus 2010

Lagu Basi Kecurangan Pemilukada Tangsel 2010 Diduga oleh Keluarga Ratu Atut untuk Airin Rachmi Diany

Pilkada Tangsel Dicurigai Biaya Tawar Partai Terlalu Tinggi
Selasa, 17/08/2010, 09:10 WIB

mcu-of-iklan-shafira-dan-shaf-ikang-fawzi-dan-marissa-haquePasangan yang ditunggu banyak orang didalam memberantas korupsi di Banten dan Tangernag Selatan, Ahmad Suwandhi dan Marissa Haque (Asmara) pada Pemulikada Tangsel tidak jadi bertarung, karena diakuinya kendaraan politik memasang tarif yang terlalu tinggi dan tidak wajar.

“Bagi kami ini tidak mendukung terhadap terciptanya pemerintahan yang bersih sesuai visi dan misi kami, Padahal masyarakat ingin pemimpin yang anti korupsi,” kata saat dikonfirmasi Selasa (18/8/2010)

Suwandhi juga mengaku pesimis tercipta Pemkot Tangsel yang bersih jika diwarnai dengan praktek politik transaksi.

Sebelumnya, pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan yang akan digelar 13 November hanya diikuti empat pasang kandidat. Hingga waktu pendaftaran ditutup pukul 00.00 Wib, Minggu (15/8/2010), Komisi Pemilihan Umum Daerah Tangerang Selatan hanya menerima pengembalian empat berkas pendaftaran.

“Empat pasangan calon yang terdiri dari dua jalur parpol dan dua jalur independen pada pemilukada Kota Tangerang Selatan,” kata Anggota KPUD Tangerang Selatan Bidang Sosialisasi dan Pencalonan Agus Supadmo.

Dari jalur partai politik adalah pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie yang didukung 8 partai politik yaitu Demokrat, Golkar, PKS, PDIP, PKB, PDS, PKPI dan Partai Demokrasi Perjuangan.

Sementara untuk kedua pasangan Arsyid - Andre Taulani yang didukung oleh empat partai yaitu Gerindra, Hanura, PPP dan PBB.

Sedangkan dua pasangan dari jalur independen adalah Rhodiah Najiba-Sulaeman Yassin dan Yayat Sudrajat-Norodom Soekarno.(Fz/D/Fat)

Sumber: http://www.berita8.com/news.php?tgl=2010-08-17&cat=1&id=26882

Tangsel Masih Dicoba Kesabarannya: Marissa Haque Fawzi

Pilkada Tangsel Dicurigai Biaya Tawar Partai Terlalu Tinggi
Selasa, 17/08/2010, 09:10 WIB

mcu-of-iklan-shafira-dan-shaf-ikang-fawzi-dan-marissa-haquePasangan yang ditunggu banyak orang didalam memberantas korupsi di Banten dan Tangernag Selatan, Ahmad Suwandhi dan Marissa Haque (Asmara) pada Pemulikada Tangsel tidak jadi bertarung, karena diakuinya kendaraan politik memasang tarif yang terlalu tinggi dan tidak wajar.

“Bagi kami ini tidak mendukung terhadap terciptanya pemerintahan yang bersih sesuai visi dan misi kami, Padahal masyarakat ingin pemimpin yang anti korupsi,” kata saat dikonfirmasi Selasa (18/8/2010)

Suwandhi juga mengaku pesimis tercipta Pemkot Tangsel yang bersih jika diwarnai dengan praktek politik transaksi.

Sebelumnya, pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan yang akan digelar 13 November hanya diikuti empat pasang kandidat. Hingga waktu pendaftaran ditutup pukul 00.00 Wib, Minggu (15/8/2010), Komisi Pemilihan Umum Daerah Tangerang Selatan hanya menerima pengembalian empat berkas pendaftaran.

“Empat pasangan calon yang terdiri dari dua jalur parpol dan dua jalur independen pada pemilukada Kota Tangerang Selatan,” kata Anggota KPUD Tangerang Selatan Bidang Sosialisasi dan Pencalonan Agus Supadmo.

Dari jalur partai politik adalah pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie yang didukung 8 partai politik yaitu Demokrat, Golkar, PKS, PDIP, PKB, PDS, PKPI dan Partai Demokrasi Perjuangan.

Sementara untuk kedua pasangan Arsyid - Andre Taulani yang didukung oleh empat partai yaitu Gerindra, Hanura, PPP dan PBB.

Sedangkan dua pasangan dari jalur independen adalah Rhodiah Najiba-Sulaeman Yassin dan Yayat Sudrajat-Norodom Soekarno.(Fz/D/Fat)

Sumber: http://www.berita8.com/news.php?tgl=2010-08-17&cat=1&id=26882

Sabtu, 14 Agustus 2010

Tahun 2014 Golkar Jadi Presiden (Ical Bakri) & Demokrat Jadi Wapres (Anas Urbaningrum)


Sumber: http://tangselbicara.blogspot.com/2010/08/cara-nu-untuk-mencari-keputusan-dalam.html

Pencurian APBD di Banten dalam Pemilukada Tangerang Selatan 2010 oleh Airin Rachmi Diany & Tim

"Penyimpangan Rp13,08 miliar, Ratu Atut Chosiyah Dihimbau Belajar ke Tangerang Agar Jangan DIpakai untuk Airin Rachmi Diany Pilkada di Tangsel 2010 Ini

Sabtu, 26 Juni 2010, 07:58 WIB
Pemerintah Provinsi Banten diminta belajar laporan keuangan ke Kota Tangerang atau Kabupaten Tangerang sehubungan penemuan Badan Pemeriksa Keuangan tentang penyimpangan APBD 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

"Saya sangat kecewa dan prihatin laporan hasil pemeriksaan (LHP) ditemukan adanya penyimpangan anggaran," kata Agus R Wisas, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Banten, Jumat (25/6/2010).
Ia mengatakan, semestinya Pemprov Banten belajar laporan keuangan ke Kabupaten Tangerang atau Kota Tangerang

Sebab kedua daerah tersebut sudah tiga kali mendapat penghargaan terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK.

"Jika Gubernur Banten belajar ke daerah itu, kemungkinan dalam laporan hasil pemeriksaan menjadi lebih baik,"ujarnya.

Kalau Pemprov Banten mau studi banding ke dua daerah itu dan jangan sampai jauh-jauh ke luar daerah.
Selama ini, BPK menilai laporan keuangan APBD Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sangat baik sehingga perlu belajar kepada mereka.

Pengalaman terburuk bagi Pemprov Banten, atas temuan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan diindikasikan terjadi penyimpangan anggaran tahun 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

(Fz/At/Kl)

Pemilukada Tangsel, Implementasi Peta Politik Perebutan Kursi Banten 1 antara Atut & Wahidin

Senin, 24 Mei 2010, 19:30 WIB
Sumber: http://www.berita8.com/news.php?cat=1&id=22522

Hingar bingar Pemilukada di Kota Tangerang Selatan kini semakin panas, bahkan aksi saling sobek poster para bakal calon sudah terjadi dan kampanye terselubung pastinya sudah menjadi rahasia umum.
Suasana panasnya politik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut tak lepas dari konflik kepentingan pada pemilihan Gubenur Banten yang akan dilaksanakan pada pertengahan 2011 nanti.

Menurut salah satu pengamat politik lokal Lazuardhi, di Kota Tangsel kepada Berita8.com, Senin (24/5/2010) mengatakan selain menjadi pertarungan politik para tokoh di wilayah Kota Tangsel juga adanya uji materi pertarungan pemilukada Gubenur Banten pada 2011 nanti.
'Pemilukada Tangsel semakin panas karena adanya pertarungan perebutan kursi Banten 1 pada 2011 nanti yang tidak akan lama lagi digelar,' ungkapnya.
Peta politik sementaranya adalah pertarungan pemilihan gubernur Banten, antara Ratu Atut Chosyiah yang dikabarkan akan mencalonkan diri lagi dan Walikota Tangerang Wahidin Halim yang juga dikabarkan sudah ancang-ancang mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten.
Jika bisa menguasai wilayah Tangerang maka pada pemilihan gubernur Banten dipastikan akan memenangi pemilihan gubernur.
'Wilayah Tangerang yang kini dibagi menjadi 3 wilayah sangat potensial menjadi ladang suara pada pilbub nanti, namun namanya politik bisa berubah setiap saat,' katanya.
Dari data Litbang Berita8.com, peta pertarungan tersebut sudah bisa dilihat dengan jelas, antara Airin Rachmi Diany dan Achmad Suwandi, jika Airin merupakan adik ipar dari Atut sedangkan Suwandi adalah adik dari Wahidin.
Saat ini keduanya memang populer dikalangan wilayah Tangerang Selatan dan bakal calon kuat.(Fz/Dod/Ip/Cie

Jumat, 13 Agustus 2010

Cara NU untuk Mencari Keputusan dalam Kembali Berjihad di Tangsel 2010 (Banten): Marissa Haque

Sumber: http://marissa-haque-universitas-trisakti.blogspot.com/2010/07/cara-nu-untuk-mencari-keputusan-dalam.html

tangerang-selatan-achmad-suwandi-dan-marissa-haque-ikang-fawzi-vertikal1

JAKARTA- Marissa Haque tak pernah bisa jauh-jauh dari aktivitas politik. Saat ini artis yang juga mantan anggota DPR itu tengah memberikan atensinya terhadap pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) perdana Tangerang Selatan. Sebagai bagian dari Provinsi Banten, Tangerang Selatan adalah kota baru hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang pada 2008.

Sabtu lalu (17/7), misalnya, dengan didampingi sang suami, rocker Ikang Fawzi, Marissa tampak melebur dengan Pemuda Integritas Tangerang (Pita) Selatan. “Saya memang sangat mendukung gerakan mereka,” kata Marissa saat dihubungi tadi malam (18/7).

PITA Selatan dibentuk puluhan organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di daerah tersebut. Di antaranya adalah Gerakan Pemuda Anshor, Gerakan Pemuda Al-Wasliyah, Pelajar Islam Indonesia (PPI), Generasi Muda Buddhis, Pemuda Katolik, serta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Lembaga baru itu menjadi wadah penjaringan khusus bagi calon perseorangan yang tidak memiliki kendaraan politik. Hadirnya Marissa di acara Pita Selatan apakah mengindikasikan niatnya untuk ikut maju sebagai kandidat. “Sampai detik ini jawaban saya masih nggak mau,” tegas Marissa.

Dia menandaskan sama sekali tidak haus dengan kekuasaan atau popularitas. “Saya bergerak bukan untuk maju. Saya siap memberikan dukungan kepada calon lain yang lebih baik,” tutur Marissa.
Dia hanya berharap Tangerang Selatan bisa tampil sebagai centre of excellence. Untuk itu, diperlukan kepemimpinan yang benar-benar tepat.

Perjalanan politik Marissa sendiri cukup dinamis. Setelah sukses di panggung hiburan sebagai artis papan atas, dia terpilih sebagai anggota DPR periode 2004-2009 dari PDIP. Namun, Marissa “dipaksa” meninggalkan parlemen pada akhir 2006 setelah menerima pinangan PKS untuk maju sebagai calon wakil gubernur Banten, berpasangan dengan Zulkieflimansyah.

Hasilnya tidak menggembirakan. Duet Zulkieflimansyah-Marissa dikalahkan pasangan Ratu Atut Chosiyah-M. Masduki. Meski begitu, Marissa tetap tidak patah arang. Pada Pemilu 2009, wanita kelahiran Balikpapan, 15 Oktober 1962, itu maju sebagai caleg DPR dari PPP. (pri/c9/tof)

(marissa haque memutuskan dengan cara nahdatul ulama untuk tangsel 2010)