dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque

dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque
dalam sarasehan pemuda integritas tangsel bersatu, ikang fawzi dan marissa haque

Pertarungan Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah Walikota Tangsel 2010

Pertarungan Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah Walikota Tangsel 2010
Wahidin Halim dan Ratu Atut Chosiyah terkait Airin Rachmi Diany Jadi Walikota Tangsel 2010

dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)

dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)
dugaan rencana black campaign, airin rachmi diany, margiono (JAWA POS) ratu atut (foto Munady)

Melawan koruptor banten, di tangsel 2010

Melawan koruptor banten, di tangsel 2010
Melawan Airin Rachmi diany, tangsel berjuang terus, marissa haque vs keluarga rau chasan sochib (ratu atut chosiyah)

Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa

Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa
Ikang Fawzi dan Marissa Haque di Tangsel, Parung Benying, Masjid Al Birru Wa Taqwa

dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono

dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono
dugaan kesepakatan tesembunyi disain menjadikan airin rachmi diany walikota tangsel 2010, margiono, ratu atut chosiyah di kantor grup Jawa Pos Banten
Tampilkan postingan dengan label pilkada tangsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pilkada tangsel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Desember 2010

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Tangsel Mendoakan Agar Penjahat Cyber Crime Diduga By Design Timses Airin Rachmi Diany/Ratu Atut Chosiyah Insyaf

Apa korelasinya judul si wartawan JPNN dengan kooptasi nama saya ya? Jahat sekali yang diduga timses Ratu Atut Chosiyah & Airin Rachmi Diany itu...

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2010/12/12/79383/Baru-Sebulan,-Marissa-Haque-Diberhentikan-

NUSANTARA - SUMUT
Minggu, 12 Desember 2010 , 10:51:00, Baru Sebulan, Marissa Haque Diberhentikan

TAPTENG -- Marissa Haque Pasaribu yang dilantik 8 Nopember 2010 sebagai anggota DPRD Tapteng Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) menggantikan Alm H Petrus Cuaca, sudah langsung diberhentikan sebagai kader oleh partainya. Sehingga pemberhentian tersebut secara otomatis juga melenyapkan hak Marissa sebagai anggota DPRD Tapteng dari PKPB.

Hal ini sesuai dengan SK DPD PKPB Tapteng Nomor: SKEP-02/DPD-PKPB/TT/XI/2010 tanggal 15 Nopember 2010 Tentang Pemberhentian Marissa Haque Pasaribu sebagai anggota PKPB Tapteng dan penetapan Hamdan Simbolon SH sebagai PAW anggota DPRD PKPB Tapteng periode 2010-2015 yang dikuatkan dengan SK DPD PKPB Sumut Nomor : SKEP-37/DPD-PKPB/SU/XII/2010 tanggal 4 Desember 2010 yang ditanda tangani langsung oleh Ketua DPD PKPB Sumut, Drs H Razman Arif MA dan Sekretarisnya Andri Agam SH.

Demikian disampaikan oleh Pjs Ketua DPD PKPB Tapteng, Paradong Martin Nababan didampingi Koordinator Dapil VIII PKPB Sumut, Hamdan Simbolon SH kepada Metro Tapanuli di Sibolga, kemarin.

Menurut Pjs Ketua DPD PKPB Tapteng, Paradong M Nababan, pemberhentian sebagai kader yang dilakukan oleh PKPB kepada Marissa Haque Pasaribu adalah disebabkan karena Marissa Haque dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Partai.
"Ada dua alasan kuat kenapa kita terpaksa memberhentikan Marissa Haque Pasaribu sebagai kader PKPB Tapteng, yang tentunya juga secara otomatis menghilangkan haknya sebagai anggota DPRD Tapteng dari PKPB. Alasan pertama adalah disebabkan karena Marissa Haque Pasaribu sebagai kader PKPB telah terbukti melanggar AD/ART PKPB dan Peraturan PKPB Nomor : PP-04/DPP-PKPB/II/2007 Tentang Tata Cara PAW. Di mana, Marissa Haque Pasaribu dinilai terbukti melakukan pengajuan dirinya sendiri ke KPU Tapteng sebagai PAW menggantikan Alm H Petrus Cuaca tanpa adanya persetujuan dan SK dari DPP PKPB tentang PAW tersebut.
Alasan yang kedua, dikarenakan Marissa Haque Pasaribu tidak mau melakukan koordinasi dan bahkan tidak mengakui Pjs Ketua DPD PKPB Tapteng yang telah ditetapkan oleh DPD PKPB Sumut dengan nomor : SKEP-34/DPD-PKPB/SU/XI/2010 Tentang Penetapan Paradong Martin Nababan sebagai Pjs Ketua dan Novi Sanra Siregar sebagai Pjs Sekretaris DPD PKPB Tapteng sehingga telah melanggar Peraturan Partai PKPB No: PP-02/DPP-PKPB/II/2007 Tentang Disiplin Partai dan Sanksi Organisasi. Sebagai ketua partai, kita harus menjunjung tinggi AD/ART Partai dan melaksanakan Peraturan Partai secara tegas," jelasnya.

Saat ditanya Metro Tapanuli tentang kepastian tanggal pelantikan Hamdan Simbolon SH sebagai anggota DPRD Tapteng menggantikan Marissa Haque Pasaribu, Paradong menyatakan akan menyerahkan hal tersebut kepada KPU dan DPRD Tapteng.
Sementara Marissa Haque Pasaribu yang coba dikonfirmasi METRO tanggapannya terkait pemberhentian tersebut, tidak berhasil. Saat Metro Tapanuli mencoba menemui anggota DPRD Tapteng termuda ini di Kantor DPRD Tapteng, tidak berhasil ditemui. Menurut beberapa staf di kantor tersebut, Marissa sudah pulang dari DPRD Tapteng. Ketika beberapa kali coba dikonfirmasi METRO melalui ponselnya, tidak diangkat walaupun sudah di SMS. (ahu)

Related News:
Pertamina Diminta Hengkang dari Bitung
Gali Kubur Malah Dapat Bom
Tabung Gas Meledak, Tiga Tewas
Mantan Bupati Simalungun Diperiksa Kejati
Kejati Banten Sorot Fee DPRD Banten
Kejagung Diminta Ungkap Korupsi di Berau

Minggu, 12 Desember 2010

Politik di Tangsel Diduga Oligarki: dalam Bunda Marissa Haque Fawzi

Ketua MK: Politik Kita Sekarang Oligarki!

Mahfud MD menegaskan, penegakan supremasi hukum tidak akan pernah berjalan baik selama model politik yang diterapkan adalah oligarki.

"Hukum dalam arti produk politik sangat dipengaruhi sistem politik, apakah demokratis atau tidak," kata Mahfud saat pengukuhan Saldi Isra sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/2).
marissa_haque
Pascareformasi, kata Mahfud, bangsa Indonesia mengalami pergeseran dari sistem politik yang otoriter ke demokrasi sesaat dan sekarang oligarki. "Sistem politik kita sekarang ini bukan demokratis tetapi oligarki," katanya.

Oligarki adalah suatu sistem politik di mana berbagai keputusan diambil hanya oleh elite-elitenya dan bukan anggota partai.

Karena itu, Mahfud menambahkan, yang banyak terjadi selanjutnya adalah politik transaksional. Ia menyontohkan, seorang pejabat yang terkena satu kasus bisa jadi tidak akan terkena sanksi apapun karena ternyata punya sesuatu yang bisa digunakan untuk menekan pihak lainnya.

"Coba saja tahan saya, nanti kasus-kasus yang lain bisa saya bongkar. Akhirnya penegakkan hukum jadi tenggelam," katanya menyontohkan tekanan dan ancaman di era oligarki.

Dia mempertanyakan pula mengapa pasca reformasi justru banyak terjadi kasus KKN dan penegakkan hukum menjadi karut-marut. "Demokrasi penting untuk membangun bangsa ini. Demokratis atau tidaknya suatu pengambilan keputusan politik, akan menggambarkan baik-buruknya wajah hukum di suatu negara," katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua MK juga menyinggung tentang berbagai perubahan hukum tata negara itu sebenarnya berasal dari perdebatan-perdebatan yang terjadi di kalangan ahli.

Menurut dia, konstitusi itu hanya kesepakatan-kesepakatan. "Berbagai pengembangan itu kemudian diputuskan oleh pengadilan, yang dalam hal ini adalah MK. Karenanya bisa jadi ada hal yang tidak baik dalam perumusan satu produk hukum," kata Mahfud.

(new/ant)

Selasa, 07 Desember 2010

Doa Agar MK Menjujurkan Kecurangan Pilkada Tangsel 2010 oleh Keluarga Ratu Atut Chosiyah/Airin Rachmi Diany


Rabu, 1 Desember 2010 09:49 WIB
Airin Rachmi Diany-Arsid & Andre Stinky Taulani Saling Tuding di MK
Warta Kota/Valentino Verry
Lokasi: Gambir, Warta Kota

SEJUMLAH saksi kubu Arsid-Andre Taulany, yang teridri atas lurah dan sekretaris lurah (Sekel) mengaku dipaksa untuk mendukung pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. Hal itu terungkap dalam sidang gugatan hasil Pemilukada Kota Tangsel Selasa (28/11) di Mahkamah Konstitusi (MK) Gambir.

Sidang sengketa Pemilukada Tangsel itu dipimpin majelis hakim yang berjumlah tiga orang, yaitu Mahfud MD (Ketua), Arsyad Sanusi (anggota), dan Maria Farida Indrati (anggota). Sidang digelar dengan agenda mendengar keterangan saksi dari kedua belah pihak. Kemarin kubu Arsid mengajukan saksi 15 orang terdiri atas lurah dan sekel.

"Kami pernah dikumpulkan di rumah Ibu Airin di Alam Sutra Serpong. Intinya agar kami mendukung Ibu Airin. Saat pulang kami diberi uang Rp 2,5 juta. Yang hadir saat itu sekitar 54 lurah se-Tangsel. Yang memberi uang adalah H Rasyid, panitia acara itu," ucap Syahbudi, Lurah Benda.

Menurut Syahbudi, setiap apel Senin pagi, beberapa bulan menjelang pemilukada, camat memanggil seluruh lurah. Camat bertanya soal kondisi dan keadaan peta dukungan terhadap Airin-Benyamin. Camat meminta supaya dukungan itu terus digalang agar Airin menang saat pemilukada.

Hal yang sama diungkapkan saksi lain, di antaranya Djamaludin, Sujiana, Eddy, Harun. Keempatnya adalah sekel. Mereka mengaku diharuskan mendukung Airin-Benyamin. Sebagian dari mereka mengaku diintimidasi oleh camat jika diketahui berbeda pandangan. Bahkan di antara mereka ada yang dicopot dari sekel, dan diturunkan jabatannya menjadi staf di Kantor Kecamatan. Malah, Dede, staf honorer di Kelurahan Pisangan, yang juga saksi kubu Arsid, dipecat gara-gara tidak mendukung Airin.

"Saya sempat berdebat dengan Pak Lurah Idrus Asyani. Menurut saya, PNS itu harus netral, tidak boleh mendukung pasangan calon. Tapi malah dipecat saya sebagai PNS honorer. Saya dianggap tidak sejalan dengan lurah," ucapnya.

Dibantah

Namun keterangan para saksi kubu Arsid itu dibantah oleh saksi yang diajukan Airin. Dalam sidang tersebut kubu Airin juga menghadirkan 15 saksi, di antaranya terdapat pejabat Eselon I dan II Kota Tangsel, serta para camat. Mereka adalah Penjabat Wali Kota Tangsel, Eutik Suarta, Asda I Ahadi, Sekretaris Daerah Dudung Diredja, Kepala Dinas Pendidikan Dadang Sofyan, Kepala Dinas Kesehatan Dadang M Epid, Kepala Dinas Bina Marga Dandy P

Eutik Suarta mengatakan tudingan bahwa PNS Tangsel termasuk para lurah harus mendukung salah sati kandidat adalah tidak benar dan terlalu mengada-ada. Menurut Eutik, sejak sebelum masa kampanye dimulai, pihaknya sudah membuat surat edaran agar semua PNS tangsel bersikap netral, dan tidak terlibat politik praktis. Komitmen netralitas itu kata Eutik diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan soal netralitas PNS Tangsel antara Sekda/Kepala BKD, Dudung E Diredja, dengan Ketua Panwaslu Tangsel Muslih Basar.

Ahadi yang disebut-sebut terlibat dalam tim sukses juga membantah. "Saya tak mengenal Airin. Cuma ketemu saat ada acara. Saya juga tidak menandatangani surat memo soal dukungan kepada Airin," ucapnya.

Verry Muchlis, sekretasris tim sukses Airin, mengatakan bahwa kubunya telah melaksanakan semua proses pentahapan dengan baik. "Kami tidak punya kemampuan untuk melakukan dukungan secara terstruktur dan masif termasuk mengerahkan lurah atau sekel. Justru kubu nomor tiga yang melakuklan politik uang," tegasnya.

Mendengar keterangan dari para saksi itu, majelis hakim MK tampak bingung. "Ada apa ini? Kata saksi pemohon ada politik uang dan dukungan PNS, tapi kata saksi termohon, tidak ada. Ingat kalian disumpah sebelum bersidang. Jadi tidak boleh bohong. Karena keterangannya berbeda sekali," ucap Maria Farida.

Sidang akan dilanjutkan pada Rabu (1/12) ini. Ketua MK, Mahfud MD, meminta pihak termohon dan pemohon untuk menyusun daftar saksi dengan benar agar tidak ada yang luput dari sumpah. (Valentino Verry)

Sumber: http://www.wartakota.co.id/detil/berita/33467/Airin-Arsid-Saling-Tuding-di-MK

Rabu, 01 Desember 2010

Doa Rintihan untuk Tangerang Selatan: Bunda Marissa Haque Fawzi

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan diputuskan Rabu pekan depan. Sebagai salah seorang warga Tangerang Selatan, Banten, khususnya Bintaro berharap dengan amat sangat bahwa Prof Mahfud MD Dosenku di FH-UGM Tetap Menjujurkan Keadilan di Tangsel. Karena saya pribadi menyaksikan ratusan kejahatan konstitusi yang sangat in-konstitusional didepan mata terkait dengan pelaksanaan pemilukada Tangsel 2010 kemarin ini sejak berjalannya dua tahun lalu segala persiapannya.

Doa rintihaku,
 Marissa Haque Fawzi

Sumber: http://marissahaque-universitas-trisakti.blogspot.com/

Selasa, 30 November 2010

Doa Kami Semoga MK (Mahkamah Konstitusi) Membatalkan Seluruh Prosesi Pilkada Tangsel 2010: dalam Bunda Marissa Haque

Menyaksikan Politik Konstitusi Rapuh tidak Islami di Tangsel 2010

Jumat 19 November 2010

Menyaksikan Pemilukada Tangsel Kental dengan Pelanggaran dan Kecurangan

TANGSEL - Koordinator Lembaga Kajian dan Analisa Daerah Terpadu, Ade Yunus, memprediksi kalau pemilihan walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan akan berujung seperti yang terjadi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Proses pemilihan akan diulang karena indikasi pelanggaran maupun kecurangan sangat kentara. "Berbagai pelanggaran tersebut memiliki persamaan dengan pelanggaran yang terjadi dalam Pilkada Pandeglang. Mahkamah Konsitusi menyatakan pilkada di daerah tersebut harus diulang secara keseluruhan," tutur Ade, Kamis (18/11).
Pengamat dari Universitas Muhammadiyah Jakarta itu mengatakan, indikasi pelanggaran maupun kecurangan yang terjadi dalam proses pemilihan di Tangerang Selatan Sabtu lalu dilakukan secara terstruktur, sistemik dan massif.

Berdasarkan data yang dihimpun LKADT, berbagai kecurangan tersebut diantaranya berupa penggelembungan suara, pengerahan birokrasi, dan politik uang. Indikasi penggelembungan suara dilakukan lewat perumusan daftar pemilih tetap. "Surat undangan memilih palsu dibuat agar pemilih palsu hadir di TPS," jelas Ade. Sedang tim pemenangan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, pasangan yang Rabu malam lalu ditetapkan sebagai pemenang, Ade menuding, melibatkan birokrasi dalam program kerjanya. "Tiga hal ini (mark up jumlah suara, pengerahan birokrasi dan politik uang) menjadi kekuatan kubu pasangan Arsyid-Andre Taulany untuk memenangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," katanya. (ti/isan)

Sumber: http://www.bantenpost.com/berita.php?berita=BU/BNTP/11/10/1316

Minggu, 28 November 2010

Hari Ini (Senin) Arsyid Sidang di MK atas Pilkada Tangsel yang Penuh Kecurangan Airin Rachmi Diany

Hari i ni Senin 28 November 2010 Arsyid dan Andre Taulani Sidang di MK

Minggu, 21 November 2010 21:59 redaksi
Tangsel – Menemukan puluhan bukti dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)yang dipenuhi dengan kejahatan pemilukada dan kecurangan, Calon Walikota Arsyid mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang
.
Hal ini untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas yang mulai terusik akibat ancaman kekisruhan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dari pihak timses Airin Rachmi Diany.Dalam sebuah diskusi santai di kediaman calon Wakil Walikota Andre Taulany Stinky, Ahad (21/11) Arsyid mengatakan, Pemilukada sebagai bentuk demokratisasi di daerah sejatinya menjadi media bagi masyarakat untuk bersama-sama terlibat dan menjadi subjek pembangunan. Misi ini, kata Arsyid, membutuhkan stabilitas dan kondusifitas agar agenda pembangunan berjalan lancar.
“Alhamdulillah Pemilukada berjalan lancar dan aman. Terimakasih pada masyarakat telah mempercayakan kepemimpinan Tangsel kepada Saya dan adinda Andre. Kita sudah merancang agenda-agenda pembangunan, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Semua agenda berbasis warga. Semoga bisa berjalan lancar dalam suasana kondusif,” tutur Arsyid.Karena itu, Arsyid mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berbagai hasutan dan fitnah pihak-pihak tertentu yang sengaja dihembuskan untuk merusak solidaritas sosial masyarakat.
“Jangan sampai kompetisi Pemilukada merusak keakraban, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat,” kata Arsyid. Sebab bila itu yang terjadi, menurut Arsyid, Pemilukada sudah melenceng dari tujuan awalnya. “Pemilukada sebagai bentuk modern dari musyawarah seharusnya menjadi media untuk menata bersama dalam suasana keakraban dan kebersamaan”, tandas Arsyid.Sementara itu, salah satu ketua tim pemenangan Arsyid-Andre, Rully ari PPP mengatakan, imabauan Arsyid itu menanggapi berbagai fitnah, kampanye hitam, dan provokasi pihak-pihak tertentu yang tidak puas dengan hasil Pemilukada.
“Mental tidak siap kalah membuat timses Airin Rachmi Diany patut diduga melakukan serangan membabi buta. Fitnah sana sini, mencari-cari kesalahan, dan memprovokasi masyarakat dengan berbagai kampanye hitam yang disebarkan secara massif. Semoga masyarakat tidak terpengaruh dan tetap tenang,” kata Rully“Jelas-jelas pasangan AIB (Airin dan Benyamin) melakukan pelanggaran puluhan. Dari laporan para pengawas independen, temuan bukti di lapangan, mereka yang curang dan banyak melanggar seperti temuan money politic dan selebaran-selebaran fitnah,” tandas Rully.



Senin esok ini 10 (sepuluh) orang tim lawyers pasangan Arsyid dan Andre akan medapatkan salinan gugatan di MK, tnamun menjaga suasana kondusif juga penting, mari jadikan semua ini sebagai proses pembalajaran bagi semua”, tegas Rully Ketua Pemenangan dari PPP Tangsel yang merupakan koalisi gabungan dari Gerindra dan Hanura dengan slogan: "SAY NO to AIRIN RACHMI DIANY yang penuh manipulasi dan kecurangan dalam Pilkada Tangsel 2010 ini." (And)

Sabtu, 27 November 2010

Katakan yang Benar Walau Satu Ayat (Terkait Aurat Vina Panduwinata & Memes Addie MS): Marissa Haque Fawzi

Tangan Allah Melindungi Perjuanganku Mengatakan yang Benar Soal Aurat Vina Panduwinata & Memes Ibu dari Kevin Vierra.
Terimakasih banyak saudaraku Mas AZLIN di alamat:  kencanagroup at ymail.com, 202.70.54.136 Submitted on 2010/11/06 at 3:48pm

Assalamulaikum Wr. Wb,
Saya setuju dengan Mbak Marisa. Berani dan tegas. untuk memberantas hal2 yang menyalahi norma agama (Islam tentunya), tidak mesti melihat siapa Mbak Marisa.
Siapa saja pun harus berbuat demikian kalau dia mengaku islam. Apalagi Mbak Marisa sebagai Publik Figur. Popularitas dalam kancah politik itu tergantung yang menilai. Berbuatlah yang terbaik menurut agamamu. Mbak Marissa Haque sudah benar adanya!
 Cegahlah perbuatan yang salah itu  dengan:

 1. dengan tindakan

 2. dengan perkataan

 3. Mencegahnya dari dalam hati (selemah-lemahnya iman)


Setidaknya apa yang telah Mbak marisa tulis dapat menyadarkan mereka untuk tidak bangga berbuat dosa membuka dan memperlihatkan aurat wanita mereka. Setiap Manusia tentunya tidak luput dari dosa, tetapi jangan sampai bangga dengan perbuatan dosa tersebut.
Salam.

Dari Engkong Ragile Sahabat Kompasiana.com yang Selalu Penuh Atensi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

OPINI Ragile | 19 November 2010 | 00:37 1633 125


Sumber foto: Dok Kompasiana Gathering 2009 by Edy Taslim (dari kanan: Ragile, Marissa Haque, Pepih Nugraha)

Setelah menghilang empat bulan Marissa Haque kembali posting di Kompasiana. Bunyinya sama dengan yang diutarakan kepadaku via Telepon dan SMS selama November sehubungan dengan meledaknya twitter yang menyebut-nyebut perseteruannya dengan Vina Panduwinata. Namun di mata saya Marissa (Icha) lain di alam nyata lain di alam maya. Bahasanya jauh banget bedanya deh. Kenapa Yah, mau tau?

Postingan dia kemarin di sini: Peduli Linkungan Lahir Bathin. Bicara tentang Kompasiana, Pilkada Walikota Tangerang Selatan dan Vina Panduwinata. Nampaknya terburu-buru menulisnya sehingga terkesan loncat-loncat. Semua itu dalam rangka menanggapi postingan Syaifuddin Sayuti Ada Apa Dengan Marissa Haque?

Yang saya tangkap adalah: (1)Icha tidak suka dengan tingkah laku Vina Panduwinata ketika manggung bareng dengan Ikang Fawzi suami Icha, (2)Icha nulis dalam blog pribadi di blogdetik karena gagal menyelesaikan secara pribadi dengan Vina, (3)Icha tidak keberatan dan atau tidak terganggu dengan gaya pakaian orang lain sepanjang tidak mengganggu secara langsung rumah tangganya, (4)Reaksi keras pembaca adalah lebih kepada cara Icha menyampaikan keluhan itu, bukan pada substansi isi keluhan. Ibarat sepakbola Icha suka maen gaya total footbal formasi 4-4-2 ala Belanda atau Kick and Rush gaya Inggris, keduanya attacking style. Selebihnya saya tidak tahu.

Begitu juga tentang Pilkada Tangerang Selatan di mana Icha menyokong calon independent di luar parpol. Saya taunya ada rumor bahwa di sana telah ada semacam hegemoni oleh keluarga tertentu untuk menguasai jabatan strategis. Namum demikian soal politik tidak semudah yang kita baca di atas kertas. Maklum banyak intrik dan akal bulus yang alus-alus. Biarlah rakyat Tangerang Selatan bicara, mereka lebih tau.

Dua kali saya ketemu langsung dan ngobrol bareng dengannya. Sekali di Kopdar Kompasianan pas peluncuran buku Chappy Hakim berjudul Cat Rambut Orang Yahudi di Hotel Sultan Jakarta, Agustus 2009. Dan Di Tangerang pada acara Pemuda Integritas Tangerang Selatan (PITA) pada Juli 2010. Dua kali ketemu langsung dan ngobrol panjang lebar. Yup, jauh banget deh dengan bahasanya di dunia maya. Siapapun sulit untuk tidak mengatakan Icha sangat ramah, gaul, enak diajak bicara apa saja. Dan…. doyan ngobrol, hehehe…

Mudah-mudahan ke depan makin banyak interaksi dengan kompasiner makin bagus jalinan persahatan dan saling pengertian di mana Icha tak sungkan ganti gaya “maen bolanya” misal dengan gaya Samba Brasil yang paling banyak diminati di sini. Kebetulan aku suka film-film Marissa Haque dan juga demen lagu-lagu Vina Panduwinata yang cihuyy banget gaya “stakatonya”.

***

Salam Tuljaenak,

RAGILE 19-nov-2010

Dari Engkong Ragile Sahabat Kompasiana.com yang Selalu Penuh Atensi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Kamis, 25 November 2010

Airin Rachmi Diany 'Nggak Bisa' Nyamai Kemesraan Keluarga Bunda Marissa Haque & Ayah Ikang Fawzi Deh!

Berkah Ramadhan Keluarga Besar Ikang Fawzi dan Marissa Haque

Minggu, 12 September 2010 - 21:09 wib

JAKARTA - Ramadan kali ini, penyanyi rock ternama Ikang Fawzi dan aktris Marissa Haque mendapatkan berkah yang luar biasa selama hidup perkawinan mereka.

Di umur yang bukan muda lagi, pelantun lagu Preman ini masih bisa mengeluarkan album barunya berjudul “Marry Me” bersama Naga Swara yang dibesutnya bareng kedua adik iparnya Ekky Soekarno suami dari presenter dan bintang iklan Soraya Haque dan Gilang Ramadhan suami dari penyiar radio kondang di Delta FM, presenter dan bintang iklan Shahnaz Haque.

“Alhamdulilah, tahun ini mama menjelang Lebaran,kami bertiga bisa mengeluarkan album yang bagus banget. Apalagi di usia matang kami bertiga yang sekarang ini ternyata masih bisa mengeluarkan album, bagi kami hal itu berkah banget,” kata Ikang fawzi kompak didampingi kedua adik iparnya itu Ekky dan Gilang saat ditemui diacara The Arabian Night Bazar, La Piaza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sembari berbuka puasa keluarga besarnya belum lama ini.

Lelaki ganteng kelahiran Jakarta anak Deplu ini mengaku jika Ramadhan tahun ini dan sebelumnya terasa besar sekali perbedaannya. Bagi keluarga kami keluarga musisi ini perbedaannya bagaimana kita merayakan suatu kemenangan atas apa yang telah kita lakukan selama satu bulan ini,” ulasnya. Tradisi yang dilakukannya pun tidak jauh berbeda dengan orang lain, tetapi yang pasti bagi kami semua karena sebagian besar telah lama menjadi yatim-piatu ini, jka dahulu saat masih lengkap seluruh keluarganya melakukan sungkeman kepada kedua orangtuanya. Maka belakangan ini mereka mengunjungi para sanak mereka lainnya yang jauh lebih tua dari mereka. “Kami akan saling bermaaf-maafan atas kesalahan yang kita lakukan seperti biasa lah, layaknya seperti keluarga lainnya juga,” pungkasnya.(IKIRU)

Minggu, 21 November 2010

Andre Taulani dan Arsyid Menggugat Hasil Pemulikada Tangsel yang Penuh Kecurangan Airin Rachmi Diany

Daftarkan Gugatan ke MK, Arsid dan Andre Stinky Taulani Menghimbau Airin Rachmi Diany dan Masyarakat Tetap Tenang

Minggu, 21 November 2010 21:59 redaksi
Tangsel – Menemukan puluhan bukti dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)yang dipenuhi dengan kejahatan pemilukada dan kecurangan, Calon Walikota Arsyid mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang.
Hal ini untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas yang mulai terusik akibat ancaman kekisruhan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dari pihak timses Airin Rachmi Diany.Dalam sebuah diskusi santai di kediaman calon Wakil Walikota Andre Taulany Stinky, Ahad (21/11) Arsyid mengatakan, Pemilukada sebagai bentuk demokratisasi di daerah sejatinya menjadi media bagi masyarakat untuk bersama-sama terlibat dan menjadi subjek pembangunan. Misi ini, kata Arsyid, membutuhkan stabilitas dan kondusifitas agar agenda pembangunan berjalan lancar.
“Alhamdulillah Pemilukada berjalan lancar dan aman. Terimakasih pada masyarakat telah mempercayakan kepemimpinan Tangsel kepada Saya dan adinda Andre. Kita sudah merancang agenda-agenda pembangunan, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Semua agenda berbasis warga. Semoga bisa berjalan lancar dalam suasana kondusif,” tutur Arsyid.Karena itu, Arsyid mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berbagai hasutan dan fitnah pihak-pihak tertentu yang sengaja dihembuskan untuk merusak solidaritas sosial masyarakat.
“Jangan sampai kompetisi Pemilukada merusak keakraban, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat,” kata Arsyid. Sebab bila itu yang terjadi, menurut Arsyid, Pemilukada sudah melenceng dari tujuan awalnya. “Pemilukada sebagai bentuk modern dari musyawarah seharusnya menjadi media untuk menata bersama dalam suasana keakraban dan kebersamaan”, tandas Arsyid.Sementara itu, salah satu ketua tim pemenangan Arsyid-Andre, Rully ari PPP mengatakan, imabauan Arsyid itu menanggapi berbagai fitnah, kampanye hitam, dan provokasi pihak-pihak tertentu yang tidak puas dengan hasil Pemilukada.
“Mental tidak siap kalah membuat timses Airin Rachmi Diany patut diduga melakukan serangan membabi buta. Fitnah sana sini, mencari-cari kesalahan, dan memprovokasi masyarakat dengan berbagai kampanye hitam yang disebarkan secara massif. Semoga masyarakat tidak terpengaruh dan tetap tenang,” kata Rully“Jelas-jelas pasangan AIB (Airin dan Benyamin) melakukan pelanggaran puluhan. Dari laporan para pengawas independen, temuan bukti di lapangan, mereka yang curang dan banyak melanggar seperti temuan money politic dan selebaran-selebaran fitnah,” tandas Rully.


Senin esok ini 10 (sepuluh) orang tim lawyers pasangan Arsyid dan Andre akan medapatkan salinan gugatan di MK, tnamun menjaga suasana kondusif juga penting, mari jadikan semua ini sebagai proses pembalajaran bagi semua”, tegas Rully Ketua Pemenangan dari PPP Tangsel yang merupakan koalisi gabungan dari Gerindra dan Hanura dengan slogan: "SAY NO to AIRIN RACHMI DIANY yang penuh manipulasi dan kecurangan dalam Pilkada Tangsel 2010 ini." (And)

Jumat, 12 November 2010

Doa untuk Andre Taulani dari Kang Ikang Fawzi & Bunda Marissa Haque di Tangsel

Doa Bunda Marissa Haque dan Kang Ikang Fawzi barusan dari Studio Kantong milik Kang Gilang Ramadhan (sedang merampungkan album BIL singkatan dari Brother in Law) untuk sahabatnya bernama Andre Taulani (Opera van Java) adlaah agar tabah dan selalu kuat adanya. Serta tak lupa selalu sholat 5 waktu dan doa tolak bala jangan ditinggalkan. Berita dari alamat sbb:

http://id.omg.yahoo.com/news/andre-taulani-39dikirimi39-kembang-terbungkus-kain-putih-khjx-0000347912.html#comments

sangat mengejutkan mereka berdua. Namun Kang Ikang dan Bunda Icha santai karena hal terjahat yang pernah dikirim oleh (diduga) tim Ratu Atut Chosiyah dan Airin Rachmi Diany) telah lama mereka terima. Namun kebaikan Kang Ikang dan Bunda Icha adalah selalu memaafkan seluruh orang-orang yang telah mendzolimi mereka berdua. Alhamdulilllaaaaah....

Andre Taulani di Tangerang, Kamis (11/11), mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat dirinya baru saja ingin tidur setelah selesai pulang dari syuting OVJ di Surabaya.

"Saya kaget dibangunin istri. Katanya rumah dilempari telur yang dibungkus dalam kain putih," kata Andre di Tangerang kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskannya, terdapat tiga bungkusan kain putih yang masing-masing berisikan telur, kembang tujuh rupa, silet serta tulisan yang kalimatnya bernadakan kasar.

Menurut dia, bungkusan tersebut dilempar oleh empat orang yang mengendarai motor bebek dan langsung pergi setelah membuangnya di bagian teras rumah.

Bunyi kalimat tersebut adalah 'Axxing Sia, Dxxor Sia dan So Suci Sia". Tiga kalimat tersebut dituliskan pada masing-masing kain dengan dua tulisan bertintakan merah dan satu tulisan bertintakan hitam.

Namun, Andre menganggap bahwa hal tersebut sebagai bentuk dari cobaan untuk calon memimpin. Meski hal tersebut diakuinya membuat keluarganya shock.

"Intinya, semua tidak membuat anak dan istri saya mengalami kerugian dari bentuk intimidasi tersebut dan berharap pelakunya mendapat ampunan dari perilakunya," katanya.

Andre menuturkan, sejak mencalonkan diri sebagai wakil wali wali kota sering mendapat kejanggalan, seperti mobil sering dikempesin dan digores sehingga mengalami baret. Tidak hanya itu saja, kendaraan milik sejumlah tamu yang datang pun mengalami hal serupa.

"Sebelumnya memang sering sekali saya mendapat intimidasi. Tapi, hanya didiamkan saja agar tidak menjadi sesumbar. Apalagi saat masa kampanye. Khawatir memanfaatkan moment mencari perhatian," katanya.

Andre juga tidak akan melaporkan hal tersebut ke Polisi, namun dikatakan akan dijadikan pelajaran untuk introspeksi diri dalam menjaga emosi.

"Kejadian ini tidak ada kerugian dari rumah. Hanya telur yang pecah dan bisa dibersihkan. Jadi, biarlah ini menjadi pelajaran bagi keluarga," katanya.

Sementara itu, tiga bungkusan tersebut saat ini sudah dibakar oleh petugas keamanan dan kebersihan Andre untuk menjaga hal yang tidak diinginkan.

"Setelah ditemukan, tidak lama langsung dibakar. Kalau disimpan nanti berbahaya dan akan membuat celaka," kata Jembar, saksi mata yang menemukan tiga bungkusan tersebut.

Andre Taulani sendiri mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Tangerang Selatan bersama Arsid. Pasangan dengan nomor urut tiga ini, mendapat dukungan dari partai PPP, Hanura, Gerindra dan PBB. (antara/dar)